Mabuk agama dan mabuk dunia
Pada pagi hari, aku membuka laptopku. Ditemani segelas kopi kental nan hangat, yang baru kubuat. Aku menikmati matahari di ujung langit timur. Seraya, tugas bertumpuk-tumpuk di mejaku. Oiya, daring online juga dari madrasah. Aku membuka tab baru dichrome. Dan, tersontak,aku tertarik melihat web ini. Kalau dikatakan tertarik, hmm, aneh juga sih. "Apaan nih?", aku sontak kaget. Aku membaca website, yang berjudul "Mabok agama zaman kini". Ya, bagaimana tidak kaget. Aku yang menyandang azharian (pelajar/alim Al-Azhar Asyarif), dan thalabul ilm pasti sontak kaget. Aku baca website itu. Isinya, kurang lebih sama dengan website2 yang membahas hal itu pula. Aku, senyum-senyum lucu, bercampur sinis. Aku sangat bingung gak ketulungan neng jowone. Ada salah satu kalimat, "Orang penderita mabuk agama, lebih parah dari orang yang mabok alkohol dll." What? Benarkah ini?! Pembahasan, wahai saudaraku. Tidakkah kita menyadari. Bahwa selama ini kita mabuk dunia. D...